Akhawat [Kampus] Bercadar 

550e39abbb86c6277b1d42841b2495bf
Tak usah risau akhawat, kamu tak sendiri…

Belakangan ini sedang ramai dibicarakan perihal cadar. Awalnya gak mau bahas, tapi kok agak risih juga sih pas baca itu (akhwat bercadar mesti diberi pembinaan). Terlebih yang memberikan peringatan tersebut adalah dari instansi Islam, miris namun jadi stimulus bagi saya. 

Yakinlah, segalanya adalah ujian bagi kita. mungkin dengan inilah keteguhan kita diuji, sebagian menganggap bahwa sehelai kain kecil itu berdampak besar bagi eksistensi kita di kampus (sebut saja radikal). tapi, saya menganggap bahwa sehelai kain itu berdampak positif bagi keutuhan muru’ah kami sebagai seorang wanita. ♡

Baiklah, saya mulai dengan statment bahwa saya adalah mahasiswi alumni kampus islam (satu kementrian dengan kampus yang ramai dibicarakan). Saya akhawat bercadar dan meyakini bahwa dengan sehelai kain ini esksistensi saya tetap ada.

alhamdulillhiladzi bini’matihi tatimush shalihaat. 

walaupun saat saya menyandang gelar mahasiswi saya tidaklah bercadar, hanya sesekali mengenakan masker. tapi, alhamdulillah dahulu dekan fakultas saya orang yang religius, beliau satu-satunya dekan yang gak pernah absen sholat berjamaah, satu satunya fakultas yang tidak mengizinkan mara kuliah filsafat diajarkan kepada mahasiswa nya (mangingat syubhatnya sangat berat), fakultas saya satusatunya yang ngadain sweeping saat waktu sholat (tidak boleh ada aktivitas di jam sholat, semua diharuskan segera ke mushola fakultas atau mesjid kampus). bahkan pernah saat penyerahan draft skripsi beliau kasih wejangan yg intinya teruslah diatas jalan al haq. alhamdulillah di fakultas sains teknik dan dikampus sata tidak menemukan pertentangan demikian. saya ingat sekali saat sidang skripsi saya berusaha pakai jilbab diluar jas almamater dan itu tidak masalah. alhamdulillah ^^

saya merasa tidak sendiri saat itu, karena masyaa allah di fakultas saya yg dikenal dengan anak sains  teknik cenderung cuek dengan pakaian semisal jeans dan kemeja kegedean. alhamdulillah di fakultas saya malah banyak yang pakai syar’i.  

memang di kampus dengan label islam ini banyak sekali menjamur organisasi-organisasi dakwah islam, dari mulai yang bergerak dibidang dakwah, politik, bahkan ada juga yang bergeser. kenyataanya tidak ada dakwahsalaf dikampus berlabel islam ini, entah bagaimana awal ceritanya. namun perlu diketahui ternyata banyak akhawat salaf yang bersembunyi dan bergerak mencari kajian salaf diluar kampus. salah satunya adalah saya. hehehe

saya ikuti kajian rutin dikampus tetangga, kemudian mulai aktif di mahad pekanan binaan kampus tetangga bagian kota hehe. bahkan saya sempat dijuluki oleh teman teman saya, bahwa “kamu itu anak kampus sebelah, tapi terjebak ijazah disini”

tak apa lah, asalkan aqidah nya tidak goyah. alhamdulillah teman teman kampus saya paham dengan kondisi saya, bahkan mereka antusias dengan kajian salaf. mereka selalu mengeluh ‘sekiranya kampus kami se-semarak kampus tetangga kajian islam nya ya’.

qodarullah wa ma sya’a fa’ala

Dari sini saya mulai berfikir bahwa, tidaklah bisa menyamaratakan semua elemen. karena, bisa jadi diluar sana banyak akhawat yang butuh dukungan, banyak diantara mereka yang buth dirangkul, butuh dikuatkan. barangkali mereka mendapat hidayah salaf ini tatkala mereka sudah berada di jenjang kuliah, atau bisa saja ketidaktahuan mereka perihal kampus yang dipilihnya sehingga mereka tidak mampu bergerak kecuali berusaha sekuat hati rampungkan skripsi sambil berusaha kajian salaf dan bertekad setelah lulus bisa lebih fokus.

teruntuk kalian dan saya yang sedang berusaha mengamalkan sunnah Rasulullah shallallahualaihi wassalam, yang sedang berusaha mencontoh tauladan ummahatul mukminin. semoga allah mudahkan kita, kuatkan kita dan diberi pahala stiap apapun ujian yg menghampir kita.

Jangan risau akhawat,

بنت جو هري

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

S.J Wanders- Blue Spirit Muslimah

The passionate odyssey of a slave.

karena bahagia itu sederhana...

Allah Owns Your Happiness, So Dont look it Far From Him

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Catatan Kecil

Menulis, Cara Sederhana Mengikat Makna

This Dunya is a Journey, not a Destination

Menulislah, suaramu takkan padam ditelan angin, abadi, sampai jauh di kemudian hari. [Pramoedya Ananta Toer]

MuslimAfiyah

Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam

amiradhana سلسبيلا

Just be yourself, people like you better that way. Best of all, there is no drama. ❤️

RUMAH MUNGIL

.....هذا سهل! اصبري ~ Bergerak di balik layar

apa tujuan hidup ?

menghayati kehidupan didunia fana

CyberSister

Bukan tempat curhat belaka

الغيث في الشفق

“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya” (Asy Syuura: 28)

اتق الله حيثما كنت

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ

%d bloggers like this: