Jangan Risaukan

Konsep rezeky sebagian makhluk mungkin hanya sebatas uang dan uang. saya pernah dalam posisi itu, sebelum pada akhirnya tersadarkan. 

alhamdulillah rezeky bukan melulu soal uang, waktu bermanfaatmu, rasa nyamanmu, bahagiamu, dikelilingi orang orang sholih-sholihah dan nikmat nikmat dari Allah. of corse itu rezeky mu yang tak bisa dibelanjakan. itu lebih berharga dari uang. 

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَا ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

(QS. An Nahl : 18)

betul bahwa nikmat dari Allah tidak akan pernah bisa kita hitung, bukan karena sedikit tetapi karena banyaknya yang tak terkira. 

teringat pertanyaan Al ustadz Yazid Abdul Qadir Jawwas hafidzahullah dalam kajian 

siapakah yang paling baik diantara kamu, yang paling kaya ataukah yang paling miskin?

jawab : yang paling baik/ mulia adalah ia yang paling taqwa kepada Allah. ketika diberi kesenangan selalu bersyukur pun tatkala diberi ujian tetap bersyukur dan  bersabar.

berati konsep rezeky sudah semakin jelas ya, bukan si kaya saja yang Allah khususkan diberi rezeky. tetapi sesiapapun makhluk Allah, Allah berikan rezeky nya. ingat teman teman sholih dan lingkungan kondusif pun adalah rezeky yang berharga!.

intinya adalah selalu bersyukur, jika bersyukur maka akan Allah tambahkan

if you are thankful I will surelly give you more and more 

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrohim : 7).

ssepertihalnya saya yang memulai bisnis, mungkin jika saya masih menggunakan konsep rezeky akal manusia saya akan kewalahan, saya akan diperbudak dengan harta. tetapi seiring berjalannya waktu saya mulai dipahamkan. bahwa meskipun aku berlari mengejar hingga ke puncak gunung, jika rezeky ku hanya bukit. maka bukit saja sudah cukup untukku. 

jangan meminta lebih jika kita saja masih kewalahan dalam bersyukur. 

cikampek 19 feb 2017

بنت جو هري

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Powered by WordPress.com.

Up ↑

S.J Wanders

The passionate odyssey of a slave.

karena bahagia itu sederhana...

Allah Owns Your Happiness, So Dont look it Far From Him

Dewi Nur Aisyah

Sejernih cita, Sebening asa, Merajut cerita

Catatan Kecil

Menulis, Cara Sederhana Mengikat Makna

This Dunya is a Journey, not a Destination

Menulislah, suaramu takkan padam ditelan angin, abadi, sampai jauh di kemudian hari. [Pramoedya Ananta Toer]

MuslimAfiyah

Sehat Jiwa dan Raga Bersama Islam

amiradhana سلسبيلا

Just be yourself. people like you better that way. Best of all, there is no drama. ❤️

RUMAH MUNGIL

.....هذا سهل! اصبري ~ Bergerak di balik layar

apa tujuan hidup ?

menghayati kehidupan didunia fana

CyberSister

Bukan tempat curhat belaka

المطر في الشفق

“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya” (Asy Syuura: 28)

اتق الله حيثما كنت

احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ

%d bloggers like this: